Pak Eko ( dan cita citanya menjadi pilot )

Jam sudah menunjukkan pukul 15.30, tapi rapat baru saja selesai. Kulihat catatan jadwal penerbanganku, jika tidak segera ke airport, pasti aku akan terjebak macet dan bisa bisa ketinggalan pesawat ( lagi ).Segera kuminta tolong teman buat pesan uber, sambil kurapikan laptop dan file file ku, kutinggalkan kantor sore itu dengan segera, si driver ternyata sudah menunggu di depan parkiran.
Setelah berpamitan dengan beberapa teman, kubuka pintu avanza warna hitam yang kelihatan masih baru. Disapa aku dengan ramah oleh si bapak. “Selamat siang mas, mau ke airport ya?”. Kujawab pelan “iya pak, tapi mampir ke hotel dulu ya, saya mau ambil koper saya”. ” Siap pak ” jawab si bapak sambil minum air dari botol aqua yang sisa separoh dan kemudian dia simpan lagi di pintu mobil. Rambut si bapak yang hampir putih sebagian tidak membuat si bapak kelihatan tua. Cara mengemudi yang lincah dan postur tubuh yang tegap menutupi usianya yang tidak lagi muda. Tak lama kita tiba di hotel, kuambil tas dan segera kami melanjutkan perjalanan ke airport. ” Pak bisa agak cepet nggak ya, takut ketinggalan pesawat nih “.Jawab si bapak ” siap mas “.

Dengan sigap satu dua mobil di depan di lewati sama si bapak , beruntung jalanan waktu itu tidak terlalu macet. Dengan lincah si bapak memacu mobilnya lebih cepat. “Mas ke terminal berapa?” Kujawab ” terminal 3 pak”. Waktu berjalan begitu cepat, tak lama mobil sudah dekat airport, tapi antrian sangat panjang. Sibuk sekali bandara ini ‘gumamku’.Sambil menunggu antrian masuk ke bandara, kucoba menyambung obrolan dengan pak sopir. Kutanya ” sudah berapa tahun pak bawa mobil ? “. ” Oh ..saya tua dijalan mas, dari muda saya sudah bawa mobil, mulai dari sopir bis, truk kontainer sampai sopir taxi sudah saya jalani. Kalo saya PNS mungkin 3 tahun lagi saya pensiun mas”. Jawab pak sopir yang belakangan baru ngasih tahu kalo namanya pak Eko.

Trus kutanya lagi, ” lha dulu awalnya gimana pak , kok bisa bawa mobil sampai sekarang?”. ” Wah cerita nya panjang mas. Saya orang kampung mas, asal Temanggung. Lulus sma, waktu itu saya ke jakarta nglamar kuliah di Curug, pengennya jadi pilot mas. Habisnya tetangga saya waktu itu ada yang jadi pilot, kalo pas pulang kayaknya gagah gitu mas, trus keren mas, gajinya pasti juga gedhe. Makanya saya diajak temen saya setelah lulus sma nekat ke jakarta daftar di plp curug. Tapi nasib berkata lain mas, saya gagal masuk sementara temen saya dari kampung lulus mas. Dia sekarang dah terbang di luar negeri mas,jarang pulang ke Indonesia. Tapi walaupun begitu pertemanan kita masih terjaga sampai sekarang. Dia masih suka telpon saya nanya nanya kabar,katanya dia pengen tinggal di Indonesia aja , biar bisa kumpul keluarga katanya.

Walaupun ndak jadi pilot, tapi saya bersyukur bisa kumpul anak istri,masih bisa ngasih nafkah keluarga, biar dikit yang penting berkah mas. Trus anak saya bentar lagi lulus sma ,semoga bisa nyekolahin sampai tinggi mas. Kalo sekolahnya tinggi kan bisa agak gampang nyari kerja yang enak mas”. Aku hanya diam mendengarkan cerita, giliran mau nanya, si bapak malah terus nanya ” Lha mas nya ini ngastho dimana?.. “. “Saya kerja di Bandara pak . Di Kalimantan “. Oh.. lha dulu kok bisa kerja di Bandara, kuliahnya dimana . ” di Curug pak, tapi bukan Pilot ” kujawab pelan. ”

Oalah, sampeyan lulusan Curug ya.. “wah selamat yo mas, itu cita cita saya dari dulu yang ndak kesampaian “. “Iya pak, saya doakan nanti anak bapak yang mau lulus SMA bisa masuk ke Curug, biar bisa nerusin cita cita bapaknya”…. Bersyukur rasanya dulu bisa kuliah , ternyata banyak orang yang bercita cita kuliah disana , beruntung dulu dapat kesempatan itu. Menerawang aku ke masa lalu,begitu banyak kenangan dan liku liku hidup yang sudah kujalani. Tak terasa mobil sudah berhenti di terminal 3 ” sudah sampai pak “. “Oh iya pak, terima kasih ya pak sudah diantar” jawabku. ” Iya mas.

Hati hati di jalan” sambil menyalamiku. Setelah selesai check in terdengar panggilan boarding ,buru buru kupercepat langkahku menuju ruang tunggu. Terima kasih pak Eko , hari itu kau pahlawanku.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s